Haus Saat Puasa? Hindari Makanan Berikut Ketika Sahur

Oleh Bu Molly 06 November 2018

Apa yang menjadi cobaan paling berat buat Moms di bulan Ramadan ini? Apakah menahan lapar? Atau justru lebih berat menahan haus?

Menahan haus saat puasa memang cukup berat. Hal ini karena tubuh manusia memerlukan asupan air paling tidak 40 cc/kg berat badan. Jadi jika Moms memiliki berat 55kg, maka asupan air putih yang harus dikonsumsi adalah 2000 cc atau 2 liter per hari. Sedangkan ketika sahur, kita biasanya hanya mampu minum 1-2 gelas air saja. Saat berbuka puasa, air putih kadang tergantikan oleh es buah, teh manis, dan minuman manis lainnya. Wajar sekali jika menahan haus menjadi hal yang cukup berat dalam menjalankan ibadah puasa.

Kurangnya mengonsumsi air putih ternyata tidak menjadi satu-satunya penyebab kehausan saat puasa, lho. Karena ternyata jika Moms salah mengonsumsi makanan saat sahur, rasa haus pun sepanjang hari akan bertambah parah. Wah, apa saja makanan yang bisa menimbulkan haus? Simak di bawah ini ya, Moms!

1. Makanan yang mengandung santan

Makanan yang mengandung santan seperti kari, rendang, dan kalio bisa berpotensi menaikkan asam lambung. Karena selain memiliki kandungan kalori yang tinggi, makanan-makanan tersebut bisa membuat Moms cepat lelah. Bagaimana untuk berbuka? Moms boleh mengonsumsi makanan ini saat berbuka. Tetapi ingat ya, jangan terlalu banyak agar terhindar dari bahaya kolesterol.

2. Makanan yang memiliki kadar garam tinggi dan MSG

Jika Moms menyantap makanan dengan kadar garam tinggi dan MSG berlebihan seperti mie instan atau keripik dalam kemasan, pasti tenggorokan kering dan butuh minum yang banyak. Nah, bagaimana jika Moms mengonsumsinya saat sahur? Tentu akan lebih parah, kan, rasa hausnya? Makanan dengan kadar garam tinggi dan MSG yang banyak ini sebenarnya bukan berarti tidak boleh sama sekali ya, Moms. Sebisa mungkin, kurangi pemakaian garam dan MSG untuk makanan sahur. Imbangi dengan sayur segar tanpa garam seperti salad. Satu lagi, hindari mengonsumsi mie instan sebagai makanan sahur, ya. Karena tidak hanya dapat menyebabkan haus, mie instan juga akan membuat Moms cepat lapar.

3. Makanan yang mengandung banyak gula

Bukannya gula dapat memberikan energi saat puasa? Memang betul. Hanya saja jika Moms menyantap makanan yang mengandung banyak gula saat sahur, justru akan membuat cepat haus dan lemas. Makanan yang mengandung banyak gula ini misalnya berupa nasi putih dengan gudeg. Nasi putih memiliki indeks glikemik yang tinggi, terutama saat panas. Jadi kadar gulanya pun cukup banyak. Sedangkan gudeg seperti yang Moms tahu, memiliki rasa manis dan gurih. Rasa manis itu berasal dari kecap dan gula. Bagaimana jika nasi putih dan gudeg digabungkan? Tentu kadar gula dalam makanan tersebut sangat tinggi, kan Moms? Nah, untuk itu, mulai biasakan untuk mengurangi makanan manis terutama saat sahur. Caranya banyak kok. Misalnya dengan mengganti nasi putih ke nasi merah, atau mengonsumsi gudeg tanpa nasi dengan porsi kecil saja.

#Lalu makanan seperti apa yang harus dimakan?

Saat sahur memang sebaiknya Moms mengurangi atau bahkan menghindari tiga jenis makanan di atas. Sebagai gantinya, santaplah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti kentang, oatmeal, dan nasi merah. Tambahkan juga protein yang bersumber dari daging tanpa lemak, ayam, dan kacang-kacangan. Tak lupa, lengkapi sahur Moms dengan serat seperti sayur dan buah-buahan. Makanan ini jauh lebih menyehatkan dan tentu tidak akan membuat Moms cepat haus. Perbanyak pula konsumsi air putih setelah berbuka, sebelum tidur, dan saat sahur, ya.

 

Semoga puasanya lancar, Moms!

comments powered by Disqus