Serba-serbi Mengenai Pasta Italia

Oleh Bu Molly 19 September 2017

Selain pizza, pasta adalah salah satu jenis makanan asal Italia yang cukup familiar di Indonesia. Pasti Moms pernah, kan, membuat spaghetti dengan saus Bolognese yang lezat atau fettuccine dibalut saus béchamel yang creamy untuk hidangan spesial keluarga?

Di Indonesia, pasta yang terkenal memang sebatas spaghetti, fettuccine, macaroni, dan lasagna. Padahal di negara asalnya, pasta ini terdapat sekitar 650 jenis! Mulai dari yang berbentuk mi seperti spaghetti dan angel hair, spiral seperti fusilli, lembaran seperti lasagna, hingga yang berbentuk mirip biji-bijian seperti orzo. Walaupun bentuknya berbeda, pada dasarnya semua jenis pasta ini memiliki bahan yang sama.

Pasta terbuat dari tepung semolina, telur, minyak, dan garam. Selain tepung semolina, tepung terigu juga biasa digunakan untuk membuat pasta. Hanya saja warna yang dihasilkan cukup berbeda. Tepung semolina menghasilkan pasta dengan warna kuning cerah. Sedangkan jika hanya dengan terigu, pasta menjadi kuning muda.

Kita biasa mengenal pasta dalam bentuk kering di dalam kemasan. Daya tahan pasta ini cukup lama dibandingkan dengan membuat sendiri. Pasta bisa dibuat sendiri? Tentu saja bisa. Asal Moms memiliki pasta maker berbentuk penggilingan yang dapat diatur tebal dan tipisnya sehingga sama rata. Tidak hanya untuk menggiling, pasta maker ini juga dapat memotong adonan menjadi bentuk spaghetti atau fettuccine.

Pasta segar memang tidak dapat bertahan lama seperti pasta kering di dalam kemasan. Namun jika Moms ingin menyimpannya dalam waktu yang lama, keringkan pasta segar buatan sendiri dengan cara digantung pada sebilah sumpit. Gantung kira-kira selama dua hari, gulung, lalu simpan dalam tempat yang kering. Pasta buatan sendiri ini pun jadi lebih tahan lama.

Nah, jika sudah mengetahui bahan dasar dan cara membuat pasta, Moms juga harus tahu tentang jenis-jenis pasta berdasarkan bentuknya. Tak hanya itu, bentuk pasta ini juga memengaruhi jenis saus yang cocok untuk digunakan, lho. Seperti apa? Yuk, simak di bawah ini.

1. Pasta bentuk panjang langsing

Pasta dengan bentuk panjang ini terdiri dari spaghetti, linguine, angel hair, reginette, dan fideo. Aneka pasta ini cocok sekali dengan saus tomat, saus berkrim, saus minyak (seperti aglio olio), dan juga saus seafood ringan.

2. Pasta bentuk pipih panjang

Lasagna, fettuccine, mafalda, tagliatelle, dan pappardelle adalah jenis pasta yang pipih dan panjang atau biasa disebut pita panjang. Pasta-pasta ini cocok dipadukan dengan saus berdaging dan saus berkrim.

3. Pasta bentuk ulir

Biasanya kita mengenal pasta fusilli saja. Tetapi ternyata ada bentuk lain yang bernama gemelli, campanelle, casarecce, cavatappi, dan rotini. Banyak, ya Moms? Nah, untuk sausnya, pilihlah yang ringan dan lembut seperti pesto.

4. Pasta bentuk tabung

Pasta berbentuk tabung ini biasa dijumpai dalam varian macaroni dan penne. Selain itu, ada pula jenis lain yaitu rigatoni, bucatini, manicotti, tortiglioni, dan ziti. Padukan dengan saus Bolognese atau ragu, pasti rasanya akan sempurna.

5. Pasta berukuran kecil

Jika Moms ke Italia dan menemukan hidangan nasi, bisa saja itu adalah pasta, lho. Pasta yang berbentuk nasi ini bernama orzo. Bentuknya memang menyerupai gandum berukuran besar. Selain orzo, pasta mini lainnya ada ditalini, anelli, acini di pepe, orecchiette, tripolini, dan radiator. Aneka pasta ini dapat dimasak sebagai sup, kaserol, dan salad.

6. Pasta dengan isian

Selain jenis di atas, ada pula pasta yang memiliki isian. Contohnya seperti ravioli dan tortellini. Kedua pasta ini biasanya berisi krim keju, bayam, atau juga saus Bolognese. Setelah itu direbus dan dimasak dengan mentega atau saus olive oil.

 

Bagaimana Moms, tertarik untuk membuat dan mencicipi aneka pasta di atas?

comments powered by Disqus