7 Cara Goreng Singkong Biar Empuk dan Mekar
Cara goreng singkong biar empuk dan mekar dimulai jauh sebelum singkong masuk ke wajan. Pilihan singkong, ukuran potongan, sampai jeda di antara dua kali menggoreng ikut menentukan hasilnya. Kalau salah satu tahap terburu-buru, bagian luar bisa cepat cokelat sementara tengahnya masih keras.
Kita tentu pengin singkong yang pinggirnya merekah, bagian dalamnya lembut, dan bumbunya terasa sampai ke tengah. Hasil seperti itu bisa dibuat di rumah tanpa bahan yang aneh-aneh. Yang kita butuhkan adalah singkong segar, air berbumbu, dan cara menggoreng yang rapi.
Nah, siapkan wajan yang cukup lebar supaya potongan singkong nggak saling menumpuk. Ikuti tujuh langkah berikut dari awal sampai singkong siap disajikan hangat.
1. Pilih Singkong yang Masih Segar
Singkong segar biasanya terasa padat saat dipegang dan tidak punya bercak biru kehitaman di bagian dalam. Setelah dikupas, dagingnya berwarna putih atau kekuningan sesuai jenisnya. Hindari singkong yang berbau asam karena teksturnya cenderung keras dan rasanya nggak enak.
Kalau kita membeli singkong yang sudah dipotong, pilih permukaan yang masih lembap alami tanpa lendir. Singkong segar lebih mudah empuk dan akan membuka di bagian tepi saat digoreng.
2. Potong dengan Ukuran yang Seragam
Potong singkong sepanjang kira-kira satu telapak tangan kecil, lalu belah menjadi dua atau empat bagian. Ukuran seragam membuat setiap potongan matang dalam waktu yang hampir sama. Potongan terlalu besar butuh waktu lebih lama, sedangkan yang tipis cepat kering.
Buang serat keras di tengah bila terlihat jelas. Kita jadi lebih nyaman menggigit singkong nanti, dan bumbu juga lebih mudah masuk dari bagian yang terbuka.
3. Bersihkan Sampai Air Bilasan Jernih
Bilas potongan singkong beberapa kali untuk membuang tanah dan sisa getah di permukaannya. Air bilasan yang keruh bisa membuat rasa singkong kurang bersih. Tiriskan setelah airnya jernih, lalu lap ringan supaya air tidak menetes saat singkong masuk ke minyak.
Bagian ini sederhana, tapi jangan dilewatkan. Percikan minyak sering terjadi karena singkong masih terlalu basah.
4. Goreng Pertama dengan Api Sedang
Panaskan minyak dengan api sedang, kemudian masukkan singkong dalam satu lapisan. Goreng sampai permukaannya mulai kokoh dan warnanya masih pucat. Kita belum mengejar warna keemasan pada tahap ini karena bagian tengah harus mendapat waktu untuk melunak.
Jangan memenuhi wajan. Terlalu banyak singkong sekaligus menurunkan panas minyak dan membuat hasilnya berminyak. Kerjakan dalam beberapa giliran bila perlu.
Jika beberapa potong belum merekah, jangan mencampurnya dengan singkong yang sudah siap diangkat. Pindahkan potongan tersebut ke sisi wajan yang panasnya lebih rendah dan beri waktu sedikit lebih lama. Singkong tua atau potongan yang terlalu tebal memang membutuhkan waktu berbeda. Memisahkannya menjaga potongan lain tetap kuning keemasan tanpa menjadi keras.
5. Celupkan ke Air Bumbu Dingin
Siapkan air dingin yang sudah diberi bawang putih halus, ketumbar, dan garam. Masukkan singkong setengah matang ke air bumbu selama beberapa menit. Perbedaan suhu membantu tepi singkong terbuka, sementara air bumbu masuk ke celahnya.
Tiriskan singkong sampai tidak ada air yang menetes. Jangan langsung memasukkan singkong basah ke wajan karena minyak bisa memercik. Tahap ini juga yang membuat rasa gurihnya nggak hanya menempel di luar.
Pada penggorengan kedua, masukkan singkong ketika minyak sudah kembali panas. Kerjakan dalam beberapa putaran agar setiap potong punya ruang untuk bergerak. Balik singkong yang warnanya belum rata, lalu angkat saat bagian luar kuning keemasan dan celah mekarnya terlihat kering. Jika warna berubah terlalu cepat, kecilkan api sedikit supaya bagian yang tebal ikut panas tanpa membuat ujungnya gosong.
6. Beri Waktu Singkong untuk Merekah
Diamkan singkong yang sudah dibumbui di saringan. Dalam beberapa menit, kita akan melihat retakan kecil di pinggir potongan. Retakan itu adalah ruang yang nanti menjadi renyah ketika digoreng kembali.
Kalau singkong belum membuka sama sekali, tekan sangat pelan bagian tepinya dengan garpu. Jangan sampai hancur. Kita hanya membantu celah alami supaya lebih terlihat.
Singkong yang sudah diangkat perlu ditaruh di rak kawat dalam satu lapis. Beri garam halus atau bumbu tabur ketika permukaannya masih hangat, lalu goyangkan wadah agar lapisannya merata. Tunggu uap panas keluar sebelum singkong masuk ke mangkuk saji. Cara ini mempertahankan bagian luar yang garing dan bagian tengah yang empuk sampai waktunya dimakan.
7. Goreng Lagi Sampai Keemasan
Panaskan kembali minyak, lalu goreng singkong untuk kedua kalinya sampai tepinya keemasan dan garing. Balik seperlunya supaya bentuknya tetap utuh. Begitu permukaannya terasa kokoh, angkat dan tiriskan di rak kawat.
Rak kawat memberi jalan bagi uap panas untuk keluar. Singkong jadi tidak cepat lembek akibat uap yang terperangkap di bawahnya. Sajikan saat masih hangat dengan taburan bumbu favorit Moms.
FAQ Seputar Cara Goreng Singkong Biar Empuk dan Mekar
Kenapa singkong goreng tetap keras?
Singkong bisa tetap keras karena bahan sudah kurang segar, potongannya terlalu besar, atau penggorengan pertama terlalu cepat. Pilih singkong segar dan beri waktu bagian tengahnya melunak sebelum tahap bumbu dingin.
Apakah singkong harus direbus sebelum digoreng?
Tidak harus. Metode goreng dua kali dengan celupan air bumbu dingin bisa membuat singkong empuk dan merekah tanpa merebusnya lebih dulu.
Kenapa singkong tidak merekah?
Biasanya singkong belum cukup matang pada penggorengan pertama atau tidak mendapat perubahan suhu yang cukup. Pastikan permukaannya sudah kokoh, lalu celupkan ke air bumbu dingin dan diamkan sampai retakannya muncul.
Bagaimana agar singkong goreng tidak cepat lembek?
Tiriskan singkong di rak kawat dan jangan menumpuknya saat masih panas. Uap yang terperangkap membuat permukaan cepat lembek.
Sajikan Singkong Mekar Selagi Hangat
Begitu tahu urutannya, membuat singkong mekar terasa lebih mudah. Kita cukup menjaga ukuran potongan, memberi jeda pada air bumbu, lalu menyelesaikannya dengan penggorengan kedua sampai renyah.
Buat singkong goreng yang empuk dan mekar di rumah, jangan lupa gunakan Minyak Goreng Bimoli Klasik, minyak yang mudah dipanaskan namun suhu tetap stabil dan tidak cepat gosong.
Dengan bibit biji kelapa sawit pilihan Tenera, minyak goreng tidak cepat gosong. Moms bisa menggoreng dan menumis masakan tanpa khawatir dan hasil masakannya menjadi lebih istimewa!
Kalau Moms suka camilan renyah, baca juga cara membuat pisang goreng crispy untuk ide gorengan berikutnya.
Untuk ide camilan lainnya, coba juga resep tempe goreng tepung renyah sebagai variasi gorengan di rumah.





