Tips Dapur

7 Cara Membuat Kentang Goreng Renyah Tidak Lembek

Ditulis oleh : Bu Molly

7 Cara Membuat Kentang Goreng Renyah Tidak Lembek

Cara membuat kentang goreng renyah tidak lembek sering terasa gampang sampai hasilnya turun dari wajan. Baru beberapa menit, kentangnya mulai layu dan berminyak. Masalah ini biasanya muncul karena pati di permukaan masih banyak, kentang belum cukup kering, atau suhu minyak turun saat wajan terlalu penuh.

Kita bisa memperbaikinya lewat langkah yang tertib. Nggak perlu alat khusus. Mulai dari pilihan kentang, cara membilas, sampai dua tahap menggoreng, semuanya bisa dikerjakan dengan peralatan dapur sehari-hari.

Moms juga bisa menyiapkannya lebih awal lalu menyelesaikan penggorengan kedua menjelang makan. Jadi, kentang tetap hangat dan garing ketika sampai di meja. Dua kali menggoreng memberi kita kendali atas bagian tengah dan permukaannya. Putaran pertama mematangkan kentang dengan warna pucat, sedangkan putaran kedua membentuk kulit keemasan. Karena itu, jeda pendinginan dan pemulihan suhu minyak sama pentingnya dengan lama kentang berada di wajan.

1. Pilih Kentang yang Padat

Kentang yang padat dan tidak bertunas lebih mudah dipotong rapi. Hindari kentang yang lembek atau punya bagian kehijauan. Kita butuh daging kentang yang kokoh supaya bentuknya bertahan selama dua kali digoreng.

Kupas bila suka tekstur yang rata. Kalau kulitnya ingin dipertahankan, sikat sampai bersih dan potong bagian yang rusak.

2. Potong dengan Ketebalan Sama

Potong kentang memanjang dengan ketebalan seragam. Batang yang terlalu tipis cepat gosong, sedangkan yang tebal bisa masih keras di tengah. Keseragaman membuat kita lebih mudah menentukan kapan seluruh kentang siap diangkat.

Gunakan pisau tajam dan kerjakan perlahan. Bentuknya nggak harus sempurna, yang penting ukurannya mendekati sama.

3. Bilas Sampai Air Tidak Keruh

Masukkan kentang ke air, aduk dengan tangan, lalu ganti airnya beberapa kali. Bilasan membantu mengurangi pati yang menempel di permukaan. Kalau pati terlalu banyak, potongan kentang mudah menempel satu sama lain dan permukaannya cepat lembek.

Setelah air lebih jernih, rendam sebentar sambil menyiapkan wajan. Langkah ini membuat permukaan kentang terasa lebih bersih.

Catat lama penggorengan untuk ukuran potongan yang dipakai. Pada masakan berikutnya, waktu tersebut menjadi patokan awal dan hanya perlu disesuaikan bila jumlah kentang atau lebar wajan berubah.

4. Keringkan Sebelum Masuk ke Minyak

Tiriskan lalu lap kentang dengan kain bersih atau tisu dapur. Permukaan yang kering lebih cepat membentuk lapisan garing. Air yang masih menempel juga membuat minyak memercik, jadi jangan buru-buru.

Kita bisa membentangkan kentang dalam satu lapisan selama beberapa menit. Pastikan tidak ada genangan air di dasar wadah.

Warna saja belum cukup untuk menilai kentang. Ambil satu batang dari putaran pertama, diamkan sebentar, lalu patahkan. Bagian tengah harus empuk dan tidak bertepung mentah, sedangkan luarnya masih pucat. Pada putaran kedua, cari permukaan keemasan yang terasa kokoh saat disentuh penjepit. Dua pemeriksaan ini mencegah kentang tampak matang di luar tetapi masih keras di tengah.

5. Goreng Pertama Sampai Matang dan Pucat

Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng kentang dalam porsi kecil sampai matang, tetapi warnanya masih pucat. Tahap pertama memasak bagian tengah tanpa membuat permukaan terlalu cepat cokelat.

Angkat dan tiriskan. Biarkan kentang beristirahat sampai uap panasnya berkurang. Nah, jeda ini membantu permukaan mengering sebelum penggorengan berikutnya.

Siapkan rak kawat sebelum penggorengan kedua dimulai. Kentang yang baru diangkat masih melepaskan uap dari bagian tengah. Jika langsung ditumpuk di piring, uap itu mengenai kentang lain dan melunakkan permukaannya. Sebarkan dalam satu lapis, beri jarak kecil, lalu taburkan garam saat minyak di permukaan sudah turun tetapi kentang masih hangat.

6. Naikkan Panas untuk Penggorengan Kedua

Panaskan minyak sedikit lebih tinggi lalu masukkan kembali kentang. Goreng singkat sampai warnanya keemasan dan permukaannya terasa kokoh. Kita akan melihat gelembung mulai mengecil saat kadar air di bagian luar berkurang.

Jangan memasukkan semua kentang sekaligus. Wajan yang terlalu penuh membuat suhu turun dan hasilnya malah menyerap minyak.

Untuk porsi besar, selesaikan satu putaran hingga rak hampir penuh sebelum memulai putaran berikutnya. Jangan mencampur kentang yang baru diangkat dengan kentang yang sudah dingin. Sajikan saus dalam wadah terpisah agar ujung kentang tidak terendam. Sisa kentang dapat digoreng singkat sekali lagi dengan minyak panas, kemudian ditiriskan memakai cara yang sama.

7. Tiriskan Tanpa Menumpuk

Pindahkan kentang ke rak kawat, bukan langsung ditumpuk dalam mangkuk. Udara yang mengalir di bawah kentang membantu uap keluar. Taburkan garam saat kentang masih hangat supaya menempel merata.

Sajikan segera. Kalau harus menunggu, bentangkan dalam satu lapisan dan jangan ditutup rapat karena uap akan membuat kentang nggak renyah lagi.

Pilih Saus dan Waktu Penyajian

Kentang goreng paling renyah saat baru selesai ditiriskan dan uap panasnya mulai berkurang. Sajikan dalam wadah lebar, bukan mangkuk dalam, supaya kentang tidak saling menumpuk dan mengumpulkan embun.

Saus tomat, mayones, atau saus keju sebaiknya disajikan terpisah. Cara ini menjaga permukaan kentang tetap kering sampai suapan terakhir dan memudahkan setiap orang memilih rasa yang disukai.

Sesuaikan Jumlah Kentang dengan Ukuran Wajan

Satu lapis kentang memberi ruang bagi minyak untuk bersirkulasi. Jika kentang menumpuk, suhu turun dan permukaannya lebih lama kering. Goreng bertahap, lalu kumpulkan semua kentang untuk penggorengan kedua yang singkat. Cara ini lebih konsisten untuk porsi keluarga.

FAQ Seputar Kentang Goreng Renyah

Kenapa kentang goreng cepat lembek?

Uap panas yang terperangkap dan suhu minyak yang turun adalah dua penyebab umum. Tiriskan di rak kawat dan goreng dalam porsi kecil supaya permukaannya tetap garing.

Apakah kentang perlu direndam?

Perendaman dan pembilasan membantu mengurangi pati di permukaan. Setelah itu, kentang harus dikeringkan benar-benar sebelum digoreng.

Bolehkah kentang digoreng satu kali saja?

Boleh, tetapi hasilnya biasanya lebih cepat lembek. Dua kali menggoreng memisahkan proses memasak bagian tengah dan membuat permukaan garing.

Kapan garam ditambahkan?

Tambahkan garam setelah kentang selesai digoreng dan masih hangat. Garam yang masuk terlalu awal bisa menarik kelembapan ke permukaan.

Buat Kentang Goreng Tetap Garing

Kentang yang dibilas, dikeringkan, dan digoreng dua tahap punya peluang lebih besar untuk tetap renyah. Kita juga perlu menjaga porsi dalam wajan supaya panas minyak tidak turun mendadak.

Buat kentang goreng renyah di rumah, jangan lupa gunakan Minyak Goreng Bimoli Klasik, minyak yang mudah dipanaskan namun suhu tetap stabil dan tidak cepat gosong.

Dengan bibit biji kelapa sawit pilihan Tenera, minyak goreng tidak cepat gosong. Moms bisa menggoreng dan menumis masakan tanpa khawatir dan hasil masakannya menjadi lebih istimewa!

Lihat juga cara membuat kentang goreng ala KFC untuk pilihan teknik lainnya.

Sebelum menggoreng, cek 5 kriteria minyak yang bagus untuk menggoreng agar hasilnya tidak mudah berminyak.